19.6.12

Lembutnya ‘Semprong Jepang’


Kemasan yang elegan dan lux.

















“Semprong Jepang” kata Mr. Kris ketika tamu dari Jepang itu menyerahkan semacam oleh-oleh. Kami hanya tersenyum dan mengucapkan terimakasih, sambil membungkukan badan tanda hormat ala Jepang. Dua orang tamu Jepang itu sungguh ramah, mereka adalah mitra bisnis tempat kami bekerja, sedangkan Mr. Kris sendiri adalah translator antara kami dan tamu tersebut.

Kemasannya elegan dan cukup lux. Dikemas dengan sangat rapih. Dalam kemasan tersebut hampir semua menggunakan huruf Jepang (Kanji), sehingga aku serasa seperti orang buta huruf, tak tahu arti dan maksud tulisan tersebut.

Stick-nya sangat lembut, dan manisnya pas. Perfecto!

Serasa buta huruf karena semua keterangan memakai aksara Jepang.

































Menurutku, ini bukan semprong Jepang, tapi lebih mirip ke wafer stick. Bolong seperti pipa, tak ada isi cokelat didalamnya. Tapi yang sangat membuat snack ini beda, crunchy dan lebih lembut dimulut dibanding wafer stick yang pernah aku coba. Berisi 10 stick seukuran jari telunjuk dengan warna yang berbeda-beda. Rasa manisnya juga pas. Teramat super nikmat untuk sebuah snack. Perfecto!!

Dengan sangat menyesal aku tak tahu nama snack yang dibuat oleh Morozoff ini. Tak ada keterangan dalam tulisan latin, walau pun ada hanya keterangan snack tersebut cocok sebagai oleh-oleh.


Tidak ada komentar: