16.4.12

Crazy Over In Ujung Genteng: Deburan Ombak Di ‘Tanah Lot’

Melihat papan bertuliskan Villa Amandaratu, Lazuardi ‘Brewok’ memutar mobilnya mengikuti arah tulisan di papan itu. Menelusuri jalan beraspal yang apa adanya, dan melewati kebun kepala. Terlihat pula sungai yang ujung sudah dapat kami tebak. Sungai bermuara di Pantai Cikarang, atau yang lebih populer disebut Tanah Lot Ujung Genteng.

Tak berlebihan memang menyebut Pantai Cikarang sebagai Tanah Lot-nya Ujung Genteng. Persis seperti Tanah Lot di Bali. Ada pulau kecil dengan batu karang yang kokoh, dan ditumbuhi beberapa pohon saja. Deburan ombak membuat semakin mendramatisir suasana pantai. Namun bedanya tidak ada Pura di tengah ‘pulau’ itu.

Deburan ombak pantai selatan.

Panorama 'Tanah Lot' Ujung Genteng.





























Villa Amandaratu sendiri merupakan villa yang mungkin cukup cozy untuk menikmati pantai. Dilengkapi dengan kolam renang. Dengan arsitektur yang unik. Menghadap langsung ke laut, yang akan disuguhi dengan panorama yang indah dan suara deburan ombak yang menghantam karang. Di pinggir pantai disediakan gazibu sehingga wisatawan bisa duduk-duduk santai sambil menikmati pantai.

Pantai Cikarang ini berbeda dengan pantai di Ujung Genteng lainnya. Pantai ini dilindungi oleh batu karang yang besar, tanpa hamparan pasir putih. Muara sungai langsung bertemu dengan pantai, dan tak jauh dari situ ada ‘Tanah Lot’. Di ujung sana, juga terlihat kebun kelapa dan langsung berbatasan dengan laut.

Menikmati ombak sambil duduk santai di gazibu.















Kami turun dari mobil. Aku langsung memotret ‘Tanah Lot’ dengan berbagai angle. Melihat tangga turun setapak, aku dan Ellin turun. Di bawah kami harus berhati-hati lagi. Ombak laut hari itu cukup besar. Desirannya membuat deg-degan seakan mengancam saat kami melangkah diatas batu karang. Erik, Yeni, dan Lazuardi turun juga. Seperti biasa, Ellin narsis lagi. Dan dengan pose bak model. Foto diambil dengan suasana ombak supaya gambar yang dihasilkan terlihat dramatis. Bahkan sempet pula Ellin ‘dikejar’ ombak. Yang tadinya disangka ombak datang tak akan sebesar itu.
Ellin narsis (1): Sudah siap gaya ala model.

Ellin narsis (2): Ombak mulai datang.

Ellin narsis (3): Ombak makin mendekat.

Ellin narsis (4): Tak disangka ombaknya gede.

Ellin narsis (5): Beneran!! Ombaknya gede.

Ellin narsis (6): Sumpah!! Ombaknya gede banget.

Ellin narsis (7): Lariii....!!!!



































































































Walaupun Villa Amandaratu dibuat untuk ‘tamu’ villa, namun pengunjung non-villa pun bisa menikmati suguhan alam ini. Menikmati deburan ombak, dengan landscape seperti Tanah Lot di Bali. Sambil duduk-duduk santai di gazibu yang beratapkan alang-alang kering.

Tidak ada komentar: