9.5.15

Food Truck


















Memang tak bisa dipastikan untuk menikmati cara makan yang beda ini. Food truck, sejatinya mobile-resto (kalau boleh saya menyebutnya seperti itu), tidak akan mandek –diam- di satu tempat saja, melainkan akan terus mengunjungi ke tempat-tempat yang umpanya ada aktifitas publik.

Kali ini food truck mampir ke Cibubur, lumayan dekat dengan kediaman kami. Memesan minuman dingin segar, cappuccino, kebab, dan pie apple. Memang banyak menu yang ditawarkan, namun ini yang menurut kami unik.

***

1.5.15

[Coffee Break] Sop Duren Addict









Tempatnya memang pas banget dengan selera urban. Dengan dominan warna kuning yang ngejreng ditambah graffiti yang instagramable. Tempat ini cocok untuk acara ngemil sore.

Menu andalan jelas dari durian yang lezat. Kami memilih es duren brownis, es duren kacang ijo, cappuccino, dan roti maryam. Pas banget buat menikmati sore.  
***

12.4.15

[Street Food] Putu Ayu






Akhirnya bisa menikmati jajan tradisional ini. Pasalnya dari beberapa hari ini, hanya bisa mendengar bunyi uap gerobaknya saja, pedagangnya tidak lewat depan rumah. Sore kemarin terdengar lagi bunyi uap yang khas itu. Alhamdulillah kali ada di depan mata. Tinggal menghampirinya beberapa langkah dan langsung pesan.

Tepung beras yang dikukus, dengan warna hijau itu lalu dimasukan ke dalam bambu, ukuran panjang sekitar 5 cm, dan diameter 1 cm, pada salah satu ujungnya, kemudian ditambah gula kelapa, dimasukan lagi tepung beras pada sisi lainnya, dimampatkan dan  dihangatkan kembali diatas uapnya. Tunggu beberapa menit, diangkat dan dikeluarkan dari bambu. Putu ayu siap disantap.  


***