12.4.15

[Street Food] Putu Ayu






Akhirnya bisa menikmati jajan tradisional ini. Pasalnya dari beberapa hari ini, hanya bisa mendengar bunyi uap gerobaknya saja, pedagangnya tidak lewat depan rumah. Sore kemarin terdengar lagi bunyi uap yang khas itu. Alhamdulillah kali ada di depan mata. Tinggal menghampirinya beberapa langkah dan langsung pesan.

Tepung beras yang dikukus, dengan warna hijau itu lalu dimasukan ke dalam bambu, ukuran panjang sekitar 5 cm, dan diameter 1 cm, pada salah satu ujungnya, kemudian ditambah gula kelapa, dimasukan lagi tepung beras pada sisi lainnya, dimampatkan dan  dihangatkan kembali diatas uapnya. Tunggu beberapa menit, diangkat dan dikeluarkan dari bambu. Putu ayu siap disantap.  


***

26.3.15

Urban Picnic



















Sudah cukup lama juga saya tidak ‘keluar rumah’. Mumpung ada kesempatan weekend, kami berdua menyempatkan untuk piknik di Kebun Raya Bogor. Jarak yang tidak begitu jauh dari tempat tinggal kami, masih dalam kota namun masih bisa merasakan segarnya udara dan rindangnya pohon hijau, menjadi pertimbangan kami.


***

7.2.15

[Street Food] Surabi Aa














Surabi. Bukan lagi makanan tradisional yang terbuat dari campuran tepung, santan dan gula (gula-merah atau gula aren) saja. Cemilan tradisional ini sudah termodifikasi dengan campuran bahan-bahan lainnya, seperti: keju, cokelat, pisang, nangka, durian, kismis, bahkan es krim. Bahkan cita rasanya juga sudah keluar dari pakem yang ada, tidak selalu manis, yang tawar dan asin menjadi alternatif lain. Pilihannya bisa dengan tambahan sosis, telur, baso.

Di Kedai Surabi Aa ini, dari sekian banyak pilihan topping surabi (saking dilematisnya dalam memilih), jatuh pada Surabi Es Krim Cokelat, dan Surabi Pisang Nangka Cokelat. Surabi Es Krim Cokelat (pilihan es krim: cokelat, vanilla, dan stroberi), dengan topping dua scope es krim, memberi sensasi dingin yang tak meninggalkan rasa khas surabi, padahal surabi cocok dinikmati sewaktu masih hangat. Sedangkan untuk cemilan yang kedua ini, coklatnya tak tanggung-tanggung. Dark chocolate-nya melimpah ruah.

Tak usah bingung untuk menikmati cemilan hasil kreasi yang jauh dari pakemnya ini. Kedai Surabi Aa sudah ada di banyak kota.

***